My New Brace

Sulitnya mengawali kisah yang satu ini

Entah harus bahagia ato sedih, seperti biasa ‘galau’ kata abg jaman sekarang.

Seperti yang ku tuliskan sebelumnya, berada dalam persimpangan,haruskah melakukan koreksi skoliosis atau mencari alternatif lain.

Awalnya,hanya dengan keisengan satu klik saja..

Sebuah link voucer diskon di sebuah klinik chiropractic, mengantarkan ku ke sebuah fase penyembuhan yang berikutnya.

Backup klinik

Klinik ini terletak di dalam sebuah mall yang besar di jakarta barat, pertama kali datang harus membawa hasil rontgen sebelumnya untuk di baca dokter berapa sudut kemiringannya.Image

Rontgen yang ku bawa ini menunjukan angka 49 derajat. Dokter langsung menyarankan untuk melakukan tindakan fisioterapi dan penggunaan brace.

Tentu saja brace nya berbeda dengan yang ku pakai saat itu. Dokter menyarankan agar aku memakai brace dari UK, brace tersebut terbuat dari kain seperti belt. Kalau di logika,memang tidak masuk akal,tulang yang kuat hanya di topang dengan ikatan kain saja.Tapi,jika terus memakai brace boston yang terbuat dari mika,juga akan melumpuhkan otot,sedangkan dengan belt ini,otot tidak akan lumpuh dan masih bisa bergerak semau kita,begitulah sekiranya rayuan sang dokter.

Saran dokter tersebut tidak langsung kami iyakan,kami harus mencari data kebenaran dan kelayakan akan alat tersebut. Karena untuk di indonesia sendiri baru ada di klinik tersebut.

Setelah berunding dengan keluarga besar, akhirnya memutuskan untuk membeli alat tersebut,karena memang sebisa mungkin diusahakan untuk menghindari operasi tulang belakang. Untuk harganya,sangat menguras beberapa saku dan dompet.

Image

Spinecor ini harus dipakai setiap hari selama 18 bulan,setiap harinya 10-12 jam pemakaian. Tak hanya dipakai begitu saja,tapi juga harus disertai fisioterapi dan gerakan fisik yang bisa membantu mengurangi derajat kelengkungan tulang belakang.

Harapan penuh terhadap brace yang kedua ini,semoga alat ini berhasil menyelamatkanku dari operasi tulang belakang.Amiin

About these ads

37 thoughts on “My New Brace

    • kisaran 30juta,tp bisa dicicil kok.untuk pemakaiannya gampang,cuman kl belum terbiasa ya agak susah harus apal corrective movement nya yg diajarin dokter
      aamiin,,makasih ya

  1. Hallo,

    Aku Citra, baca blog ini kaya ngaca sama diri sendiri.. persis banget aku juga beli voucher backup spine & dapet hasil skoliosis aku 24 & 21 derajat.. dokter minta aku pasang brace yang harganya mahal banget, dan gatau hasilnya gimana.. aku liat foto” progress kamu selama 6 bulan udah signifikan ya perubahannya? boleh minta kontak kamu ga biar bisa tanya”, makasih..

    Citra ;)

  2. Hi Uw_Nick :) aku juga mau tanya2 seputar SpienCor ini, kebetulan bulan lalu adikku jg ke clinic yang sama & di minta untuk pakai itu juga, tp karena harganya yang lumayan jd kita masih pikir2 lg. Tp boleh cerita in gak gmn perkembangan km dengan Spinecor ini. please email me to msp.zone@gmail.com. Thanks a bunch

  3. Hallo mbak,aku penderita skoliosis jg. Dokter menyarankan aku menggunakan brace aku mau nanya,gmn setelah beberapa bulan make brace.ada perkembangan?

    • halooo jugaa..ada progress nya membaik setelah make soft brace,kalo dl pk hard brace dr dokter lokal malah memburuk :)

      *maaf lama bales,,chat me aja via line @ nuwnick

  4. halo semuanya….sekedar sharing aja, semoga menjadi pencerahan buat semua. Dulu pertama ketahuan scoliosis pas SMP kelas 1 sudah 35′ dan akhirnya harus pakai brace yang keras banget mirip baju perang hehehe…. Karena g nyaman, bikin lecet n repot banget akhirnya aku jarang pakai… n….hasilnya pas kelas 2 SMA di ukur lagi ternyata udah 53′ dan dokter langsung saranin untuk operasi. Setelah nyari second & third opinion ke beberapa RS dan hasilnya tetap harus operasi akhirnya aku nyerah.

    setelah bapakku konsultasi sama RS dan booking kamar untuk operasi, tiba-tiba aku dapat pencerahan dari “mbah google” tentang pak wahyu dari chironesia yang bisa nerapi scoliosis. Dari beberapa comment di beberapa blog, aku lihat banyak orang yang derajat scoliosisnya berkurang dan relatif cepat.

    akhirnya aku coba ke badung buat terapi ke pak wahyu chironesia selama 6 hari berturut-turut. terapinya cuma sekitar 30-45 menit. rasanya ga sakit n cenderung terasa nyaman. kata dia ototku kempes sebelah, istilahnya distrofi otot jadinya otot yg kerja cuma sebelah aja. jadinya tarikan kanan dan kiri g seimbang.

    setelah pulang ke kotaku, aku coba rontgen lagi dan hasilnya scoliosisku tinggal 37′. Dokternya sampai bingung dan nanya2 tentang terapinya. dan karena derajatnya sudah masuk ke tingkat sedang akhirnya kata dokter aku g usah jadi operasi dan suruh terusin terapinya. rencanya kalau liburan UAS aku mau ke bandung lagi buat terapi di sana soalnya kata pak wahyu harus terapi paling tidak sekitar 10 kali lagi supaya hasilnya maksimal. sekarang aku tetap g pakai brace karena dikasih latihan yang cuma15 menit sehari dari pak wahyu untuk nahan hasil terapinya…… senangnya bebas dari operasi dan brace… semoga berguna bagi teman2 semua ya

  5. Hallo mbak, bole minta info perkembangan setelah pake soft brace ini? Anak saya cewe usia 15 th scoliosis sdh 30 derajad, sdh pake hard brace 1/2 th tp tidak ada perubahan. Kalo bole minta tolong email ke olev_yjwd@gmail.com
    Terimakasih banyak sebelumnya.

  6. Selamat siang kak
    Saya mau tanya, apa saja perubahan yang dirasakan semenjak pakai spinecor brace ini? Bagaimana permembangannya dibanding dgn boston brace? Tolong di emailkan ke ngshabrina@hotmail.com ya kak. Terima kasih banyak :)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s